• Hot News
  • 2 bulan yang lalu
Denada Minta Maaf, Ressa Rizky Rossano Minta Netizen Jangan Boikot Ibunya

Denada Tambunan belum lama ini diketahui telah menyampaikan permintaan maaf kepada Ressa Rizky Rossano melalui pesan terbuka di Instagram miliknya.

Dalam video tersebut, Denada mengaku bahwa pria 24 tahun itu memang anak biologisnya. Dia juga sempat menyinggung bahwa dirinya tidak bisa hidup bersama sang putra sejak masih bayi lantaran kondisi psikisnya yang tidak layak.

"Saya, Denada Tambunan menyatakan, Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf karena Ressa tidak hidup bersama saya dari dia masih bayi. Saat itu, kondisi psikis saya sedang tidak layak (untuk mengasuh dan membesarkan anak)," kata Denada.

Walau telah meminta maaf dan mengakui kesalahannya di masa lalu, namun nampaknya masih banyak netizen yang menilai sikap Denada tidak tulus. Hal ini lantas membuat warganet banyak yang menyerukan ajakan untuk memboikot Denada. Sadar dengan hal tersebut, Ressa secara khusus meminta netizen untuk tak lagi memboikot sang ibu.

"Kakak-kakak netizen. Ressa minta tolong, jangan boikot Ibu, kasihan. Karena bagaimanapun beliau ibu kandung Ressa. Di mata Ressa, beliau tidak pernah salah. Ressa mohon banget jangan boikot Ibu. Ressa saja yang diboikot, enggak apa-apa, jangan ibu. Meski sempat kecewa, bagi saya, ibu enggak salah," ujar Ressa Rizky Rossano.

related articles

Akhirnya Bertemu Ressa Rizky Rossano, Denada Tawarkan Tinggal Bersama

  • Hot News
Akui Hamil di Luar Nikah, Denada Singgung Soal Ayah Ressa

  • Hot News
Terungkap Alasan Haru Denada Menyerahkan Ressa Rizky Rossano ke Kerabatnya

  • Hot News

related videos

5 Hal Menarik di Balik Pertemuan Denada & Ressa: Resmi Panggil Ibu-Ajak Tinggal Serumah | CUMI TOP V

  • Cumi TOP V
  • 3 hari yang lalu
Bentuk Ketulusan Ressa Ke Denada, Gugatan Ganti Rugi 7 Miliar Sang Paman Sepakat Dicabut | INDEPTH

  • CumiCam Video
  • 1 minggu yang lalu
Denada Ungkap Hal yang Akan Dilakukan Bersama Ressa | Intens Investigasi | Eps 6497

  • Intens Investigasi
  • 1 minggu yang lalu